![]() |
Mengelola resiko pribadi dan resiko keluarga dalam keuangan wirausaha cukup penting sebagai bentuk dasar dari adanya perencanaan keuangan. Resiko yang kerap dan memang dihadapi oleh banyak seorang wirausaha memang cukup kompleks, misal adanya resiko jiwa atas orang-orang oenting atau utama (key persons), resiko lainya yaitu atas kehilangan atau adanya kerusakan pada asset, maupun juga pada resiko bisnis dan bentuk resiko lainnya.
Jadi memang potensi terhadap resiko yang kita dihadapi oleh teman-teman muda wirausaha ini adalah bentuk resiko menurunnya suatu pendapatan karena satu lain hal yang penting, resiko seperti penyakit kritis dan juga risiko kematian pun kerap menghantui para wirausaha muda.
Jadi memang potensi terhadap resiko yang kita dihadapi oleh teman-teman muda wirausaha ini adalah bentuk resiko menurunnya suatu pendapatan karena satu lain hal yang penting, resiko seperti penyakit kritis dan juga risiko kematian pun kerap menghantui para wirausaha muda.
Beberapa resiko dapat dikelola dengan cara yang baik. Maka mengelola resiko pribadi dan resiko keluarga dalam keuangan wirausaha juga bisa dilakukan dengan mentransfer resiko atau mempersiapkan adanya plan B, C dan lain-lain jika terjadi sesuatu yang tak diduga. Salah satu jenis plan B adalah adanya mengelola suatu pendapatan yang akan diterima sekarang saat ini untuk bekal suatu pendapatan di waktu yang akan datang saat itu diperlukan.
Banyak para pengusaha yang kerap takut terhadap sebuah risiko dan mewariskan hutang bisnis ke semua anggota keluarganya (pasangan dan anak-anak). Ini salah karena tidak menyelesaikan masalah tapi malah menambah masalah ke keluarga.
Banyak para pengusaha yang kerap takut terhadap sebuah risiko dan mewariskan hutang bisnis ke semua anggota keluarganya (pasangan dan anak-anak). Ini salah karena tidak menyelesaikan masalah tapi malah menambah masalah ke keluarga.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar